Selamat datang di Subdit Standardisasi Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Kementerian Pertanian..
Senin, 31 Maret 2014

SNI Produk Segar Hortikultura


NO JUDUL STANDAR NOMOR SNI
1 Anggur buah SNI 4019:2013
2 Anyelir bunga potong SNI 01-6152-1999
3 Apokat SNI 01-3168-1992
4 Asparagus segar SNI 01-3209-1992
5 Bawang daun segar SNI 01-6996-2004
6 Bawang merah SNI 3159:2013
7 Bawang putih SNI 3160:2013
8 Belimbing SNI 4491:2009
9 Bunga anggrek potong SNI 01-3171-1995
10 Bunga gladiol potong SNI 01-4479-1998
11 Bunga krisan potong segar SNI 01-4478-1998
12 Bunga potong anthurium SNI 01-4232-1996
13 Bunga potong helikonia SNI 01-4231-1998
14 Cabai merah segar SNI 01-4480-1998
15 Daun potong pakis leather leaf SNI 7852:2013
16 Duku SNI 6151:2009
17 Durian SNI 4482:2013
18 Jahe putih besar SNI 3179:2013
19 Jambu biji SNI 7418:2009
20 Jamur merang segar SNI 6945:2013
21 Jeruk keprok SNI 3165:2009
22 Kapulogo local SNI 01-3180-1992
23 Kencur (Kaempferia galanga L.) segar SNI 01-6994-2004
24 Kencur untuk bahan baku obat  SNI 01-7086-2005
25 Kentang segar SNI 01-3175-1992
26 Kubis segar SNI 01-3174-1998
27 Kunyit SNI 7953:2014
28 Lobak segar  SNI 01-6995-2004
29 Mangga SNI 3164:2009
30 Manggis SNI 3211:2009
31 Markisa SNI 6947:2009
32 Mawar bunga potong SNI 01-4492-1998
32 Melon SNI 7783:2013
34 Mentimun SNI 7784:2013
35 Nenas  SNI 3166:2009
36 Pamelo SNI 7419:2009
37 Pepaya SNI 4230:2009
38 Petsai segar SNI 01-3161-1992
39 Pisang SNI 7422:2009
40 Rambutan SNI 3210:2009
41 Salak SNI 3167:2009
42 Semangka SNI 7420:2009
43 Srikaya SNI 01-3704-1995
44 Tanaman palm waregu (Raphis excelsa) SNI 7851:2013
45 Tomat segar SNI 01-3162-1992
46 Wortel SNI 3163-2014

SNI Benih Hortikultura


NO JUDUL STANDAR NOMOR SNI
1 Benih bawang merah (Allium cepa L.) bentuk umbi kelas benih pokok (BP) SNI 01-6998-2004
2 Benih bawang merah (Allium cepa L.) bentuk umbi kelas benih sebar (BR) SNI 01-6999-2004
3 Benih bawang merah bentuk umbi kelas benih dasar (BD) SNI 01-6997-2004
4 Benih cabai (Capsicum spp) bersari bebas kelas benih sebar (BR) SNI 01-7006-2004
5 Benih cabai (Capsicum spp) hibrida SNI 01-7005-2004
6 Benih jahe (Zingiber officinale L.) kelas benih pokok (BP) dan kelas benih sebar (BR) SNI 01-7153-2006
7 Benih kentang (Solanum tuberosum L.)  kelas benih dasar G2 SNI 01-7000-2004
8 Benih kentang (Solanum tuberosum L.)  kelas benih pokok G3 SNI 01-7001-2004
9 Benih kentang (Solanum tuberosum L.)  kelas benih sebar G4 SNI 01-7002-2004
10 Benih serai wangi SNI 01-7160-2006
11 Benih terung (Solanum melongena L.) bersari bebas kelas benih sebar (BR) SNI 01-7004-2004
12 Benih terung (Solanum melongena L.) hibrida SNI 01-7003-2004
13 Benih tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) bersari bebas kelas benih sebar (BR) SNI 01-7008-2004
14 Benih tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) hibrida SNI 01-7007-2004

SNI Metode Uji Tanaman Pangan


NO JUDUL STANDAR NOMOR SNI
1 Penentuan kadar air biji-bijian, gaplek dan bahan lain sejenis SNI 01-3182-1992
2 Cara Uji mutu batu kapur untuk pertanian SNI 13-4704-1998
3 Cara Uji mutu fosfat alam untuk pertanian SNI 13-4705-1998
4 Metoda pengujian mikrobiologi produk pertanian penentuan vibrio parahaemolyticus SNI 01-2340-1991
5 Minyak nabati, Penentuan warna SNI 01-3191-1992
6 Pemeriksaan mikroskop untuk bahan makanan SNI 01-2344-1991
7 Penentuan kadar borax dalam makanan SNI 01-2358-1991
8 Penentuan kadar pati SNI 01-3194-1992
9 Cara uji makanan dan minuman SNI 01-2891-1992
10 Prosedur pengambilan contoh uji alat dan mesin pertanian SNI 7697:2011

SNI Alat Mesin Tanaman Pangan


NO JUDUL STANDAR NOMOR SNI
1 Alat dan mesin persemaian padi sistem kotak (dapok)-Bagian 1:Kotak persemaian bibit padi (dapok)-Syarat mutu dan metode uji SNI 7865:2013
2 Alat dan mesin persemaian padi sistem kotak(dapok)-Bagian 2: Mesin penabur tanah dan benih-Syarat mutu dan metode uji SNI 7908:2013
3 Alat pemelihara tanaman, sprayer gendong semi otomatis, Unjuk kerja dan metode uji SNI 4513:2008
4 Alat semprot cairan tekanan sedang, Mutu dan cara uji SNI 02-0050-1994
5 Bagian tarik mekanis tipe cincin gerobak pertanian, Spesifikasi SNI 02-1374-1989
6 Bajak piringan traktor pertanian roda empat, Kelengkapan baku dan cara uji SNI 1212:2008
7 Bajak singkal traktor pertanian, Kelengkapan baku dan cara uji SNI 02-1213-2003
8 Bangunan pertanian-Syarat mutu dan metode uji rumah kasa SNI 7605:2010
9 Bangunan pertanian-Syarat mutu rumah tanaman SNI 7604:2010
10 Belincong, Mutu dan cara uji SNI 02-0332-1989
11 Cangkul / skop lipat SNI 02-1177-1989
12 Cangkul, Mutu dan cara uji SNI 0331:2011
13 Garpu alang-alang SNI 02-1043-1989
14 Garpu tanah, Mutu dan cara uji SNI 02-0330-1989
15 Garpu tarik (cangkrang) SNI 02-1044-1989
16 Jarak renggang roda traktor pertanian empat roda SNI 3153:2008
17 Kampak, Mutu dan cara uji SNI 02-0334-1989
18 Kendaraan pertanian - sambungan mekanik pada kendaraan penarik. Bagian 1 : tipe kait (hook type) ukuran SNI 02-3150-1992
19 Kendaraan pertanian - sambungan mekanik pada kendaraan penarik. Bagian 2 : tipe clevis (clevis tipe) ukuran SNI 02-3151-1992
20 Lambang kendali dan lambang lainnya untuk traktor, mesin pertanian dan kehutanan, mesin potong rumput dan peralatan taman. Bagian 1 : lambang umum SNI 02-3133-1992
21 Lambang untuk traktor dan mesin-mesin pertanian bagian 2 (dua) SNI 02-3134-1992
22 Mata bajak SNI 02-1046-1989
23 Mata garu SNI 02-1047-1989
24 Mata pisau batang pemotong tanpa gerigi untuk peralatan mesin pemanen pertanian SNI 02-3135-1992
25 Mesin dan alat budidaya pertanian, alat untuk penanam, pemupukan dan penyemprotan SNI 02-3154-1992
26 Mesin giling gaplek, Cara uji unjuk kerja SNI 02-0839-1989
27 Mesin giling jagung, Cara uji unjuk kerja SNI 02-0837-1989
28 Mesin pemanen padi tipe sandang- Syarat mutu dan metode uji SNI 7600:2010
29 Mesin pemanen padi tipe sisir- Syarat mutu dan metode uji SNI 7608:2010
30 Mesin pemanen padi, tipe pisau bergerigi gerak bolak-balik, empat alur pemotongan SNI 4508:2009
31 Mesin pembuat granul pupuk organik - Syarat mutu dan metode uji  SNI 7698:2011
32 Mesin pemipih jagung tipe rol - Syarat mutu dan metode uji  SNI 7695:2011
33 Mesin pemipil jagung, Prosedur dan cara uji SNI 02-0836.1-1989
34 Mesin pemipil jagung, Unjuk kerja SNI 02-0836.2-1998
35 Mesin pemisah gabah, Bagian 1 Prosedur dan cara uji SNI 0834.1:2008
36 Mesin pemisah gabah, Bagian 2 Unjuk kerja minimum SNI 0834.2:2008
37 Mesin pemisah pengekstrak sari buah ekspeler, Cara uji kerja SNI 02-1190-1989
38 Mesin pemotong ubi kayu, Bagian 1 Prosedur dan cara uji SNI 0838:2008
39 Mesin pencacah (chopper) bahan pupuk organik-syarat mutu dan metode uji SNI 7580:2010
40 Mesin pencampur bahan pupuk organik tipe auger horizontal- Syarat mutu dan metode uji SNI 7606:2010
41 Mesin pengaduk bahan adonan roti jenis vertikal aksi baur SNI 02-1191-1989
42 Mesin pengering gabah sistem "Batch" jenis meja datar, Cara uji unjuk kerja SNI 02-0832-1989
43 Mesin pengering gabah tipe sirkulasi-Syarat mutu dan metode uji SNI 7597:2010
44 Mesin pengering pupuk organik granul tipe silinder putar (rotary dryer) - Syarat mutu dan metode uji SNI 7804:2013
45 Mesin pengupas gabah jenis rol karet SNI 02-0424-1989
46 Mesin pengupas gabah rol karet, Cara uji unjuk kerja SNI 02-0833-1989
47 Mesin pengupas gabah tipe rol karet, Syarat mutu dan metode uji SNI 4511:2011
48 Mesin pengupas polong kacang tanah tipe silinder - Syarat mutu dan metode uji  SNI 6569:2011
49 Mesin penyiang padi sawah tipe cakar - Syarat mutu dan metode uji  SNI 7699:2011
50 Mesin penyosoh beras, Cara uji unjuk kerja SNI 0835:2008
51 Mesin perontok multikomoditi untuk padi, jagung, dan kedelai-Syarat mutu dan metode uji SNI 7866:2013
52 Mesin perontok padi tipe pelemparan jerami, Syarat mutu dan cara uji SNI 7429:2008
53 Mesin perontok padi, Cara uji unjuk kerja SNI 02-0831-1989
54 Mesin tanam bibit padi tipe dorong- Syarat mutu dan metode uji SNI 7607:2010
55 Pengandeng mekanis clevis untuk traktor pertanian, Ukuran SNI 02-1375-1989
56 Pengandeng mekanis tipe kait untuk traktor pertanian, Ukuran SNI 02-1376-1989
57 Penghubung hidrolik coupler traktor pertanian SNI 02-1372-1989
58 Peralatan irigasi pertanian - Penyiram berputar tekanan sedang dan tinggi - Syarat mutu dan metode uji  SNI 7710:2011
59 Peralatan irigasi pertanian-Emiter dan pipa emiter-Spesifikasi dan metode uji SNI ISO 9261:2011
60 Perlengkapan untuk mesin penabur dan penanam bentuk piringan pembuka alur. Bagian 1 : ukuran piringan cekung tipe D1 SNI 02-2689-1992
61 Perlengkapan untuk mesin penabur dan penanam bentuk piringan pembuka alur. Bagian 2 : ukuran piringan datar tipe D dengan bevel tunggal SNI 02-3152-1992
62 Piringan alat pengolah tanah, Ukuran SNI 02-1377-1989
63 Piringan mesin penabur penanam tipe D SNI 02-1378-1989
64 Pompa air sentrifugal untuk irigasi-Unjuk kerja dan cara uji SNI 0141:2009
65 Prosedur dan cara uji alat pendangir (cultivator) SNI 02-4510.1-1998
66 Prosedur dan cara uji mesin pemanen padi (reaper) SNI 02-4508.1-1998
67 Prosedur dan cara uji mesin pengering gabah tipe bak datar (flat bed) SNI 02-4512.1-1998
68 Prosedur dan cara uji penyemprot manual tekanan sedang (semi automatic hand sprayer) tipe gendong SNI 02-4513.1-1998
69 Rem traktor pertanian, Penamaan SNI 02-1211-1989
70 Sabit / arit SNI 02-0665-1989
71 Sabit bergerigi SNI 02-1456-1989
72 Sabuk-V untuk kecepatan variabel dan penampang alur puli ukurnya untuk mesin pertanian SNI 02-3130-1992
73 Sekop, Syarat mutu dan metode uji SNI 0333:2011
74 Silinder penimbang mekanisme rem gerobak pertanian SNI 02-1373-1989
75 Spesifikasi bak pencuci kaleng SNI 02-2282-1991
76 Traktor dan mesin-mesin untuk pertanian dan kehutanan, Cara penentuan titik acuan tempat duduk SNI 02-3131-1992
77 Traktor pertanian bergandar ganda, kelengkapan baku, penamaan dan rantai kelabang SNI 02-0960-1989
78 Traktor pertanian bergandar ganda. Bagian 3 : lingkaran putar dan spasi putaran, Cara uji SNI 02-3155-1992
79 Traktor pertanian dan alat mesin pertanian prapanen, Istilah SNI 02-3156-1992
80 Traktor pertanian dan mesin swa gerak, Cara uji sistem pengubah tekanan kabin SNI 02-3129-1992
81 Traktor pertanian roda ban karet bergandar ganda dan rantai kelabang, Penamaan dan isian spesifikasi SNI 02-1897-1990
82 Traktor pertanian roda dua-Syarat mutu dan metode uji SIN 0738:2014
83 Traktor pertanian roda empat gandar ganda, Syarat mutu dan metode uji SNI 7416:2013
84 Traktor pertanian roda empat, Gaya maksimum untuk mengoperasikan alat kendali SNI 02-3132-1992
85 Traktor Pertanian, Spesifikasi Ukuran Penumpu tiga Titik SNI 02-1807-1990
86 Traktor pertanian, Spesifikasi ukuran sasana ambil tenaga (SAT)         SNI 02-1210-1989
87 Tungku sekam tipe siklonik untuk pengering produk pertanian - Syarat mutu dan metode uji  SNI 7696:2011
88 Ukuran piringan mesin penabur penanam tipe D SNI 02-1378-1989
89 Unjuk kerja alat pendangir (cultivator) SNI 02-4510.2-1998
90 Unjuk kerja mesin pemipil jagung (power corn sheller) SNI 02-0836.2-1998
91 Unjuk kerja mesin pengering gabah tipe bak datar (flat bed) SNI 02-4512.2-1998
92 Mesin penyawut ubi kayu, Prodesur dan cara uji SNI 3705:2008
93 Cara uji unjuk kerja mesin penepung singkong DSM tipe 15 cm SNI 02-3823-1995
94 Cara uji unjuk kerja mesin penepung singkong T / tipe 20 cm SNI 02-3824-1995
95 Cara uji unjuk kerja mesin penepung singkong T / tipe 25 cm SNI 02-3825-1995
96 Cara uji unjuk kerja mesin penepung singkong T / tipe 30 cm SNI 02-3826-1995
97 Cara uji unjuk kerja mesin pengiris singkong M5 tipe 16 cm SNI 02-3827-1995
98 Cara uji unjuk kerja mesin pengiris singkong M5 tipe 32 cm SNI 02-3828-1995
99 Cara uji unjuk kerja mesin pengiris singkong M5 tipe 58 cm SNI 02-3829-1995
100 Mesin perontok padi, cara uji unjuk kerja SNI 02-0831-1989
Selasa, 25 Februari 2014

Bimbingan Teknis Editor Perumusan SNI


Minggu ke-IV Februari 2014 Direktorat Mutu dan Standardisasi mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis Editor Perumusan SNI di Bogor.
Kegiatan Bimtek editor perumusan SNI dibuka oleh Direktur Mutu dan Standardisasi DItjen PPHP, dihadiri oleh peserta dari perwakilan semua Eselon I Kementerian Pertanian, serta menghadirkan nara sumber yang kompeten dari Badan Standardisasi Nasional.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan dan peningkatan SDM yang kompeten dibidang perumusan dan penulisan SNI untuk menghasilkan SNI yang berkualitas sesuai kebutuhan dan perkembangan teknologi.



Senin, 24 Februari 2014

Rapat Koordinasi Panitia Teknis / Sub Panitia Teknis Perumusan SNI



Rabu, 19 Februari 2014, Direktorat Mutu dan Standardisasi melaksanakan rapat Koordinasi Paitia Teknis/Sub Panitia Teknis Perumusan SNI di Bogor.Rapat koordinasi Panitia Teknis/Subpanitia Teknis (PT/SPT) merupakan agenda rutin tahunan yang mempertemukan semua ketua/sekretaris PT/SPT yang berada dalam lingkup Kementerian Pertanian dengan sekretariat perumusan standar Kementerian Pertanian yang berada di Direktorat Mutu dan Standardisasi serta instansi teknis lingkup Kementan yang selama ini menfasilitasi perumusan SNI. Pertemuan ini juga mengundang Badan Standardisasi Nasional (BSN).

Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat partisipasi anggota PT/SPT dalam setiap forum rapat teknis, konsensus maupun jajak pendapat. Hal ini sangat penting terutama dalam forum konsensus yang mengharuskan kehadiran anggota PT/SPT minimal 2/3 dari total jumlah anggota dan harus mewakili semua unsur yaitu pemerintah, konsumen, produsen dan pakar. Tujuan yang kedua adalah untuk mengupdate keanggotaan PT/SPT sesuai evaluasi kinerja PT/SPT dan kesepakatan pada rapat koordinasi PT/SPT tgl 13 November 2014. Tujuan ketiga adalah untuk menyusun Program Nasional Pengembangan Standar(PNPS) tahun 2014 sesuai usulan dari masing-masing Eselon 1 terkait. Usulan tersebut disampaikan melalui surat ke Direktorat Mutu dan Standardisasi sebagai sekretariat Perumusan SNI. Dalam usulan tersebut mohon dijelaskan tentang :
- Alasan perlunya SNI tersebut
- Konseptor dan editor yang akan menyusun konsep RSNI.

Program Nasional Perumusan Standar (PNPS) 2014 yang sudah diusulkan oleh PT/SPT berjumlah 36 RSNI yaitu:
· PT 65-03 : Pertanian ada 25 RSNI
· PT 67-03: Peternakan dan Produk Peternakan ada 11 RSNI
· PT 65-04: Sarana dan Prasarana Pertanian belum ada usulan yang masuk.

Untuk kelancaran perumusan standar maka perlu komitmen terhadap PNPS yang telah diusulkan, khususnya dalam hal: pihak yang akan memfasilitasi penyenggaraan rapat teknis, target waktu penyelesaian (wawanhs).
 


Senin, 10 Februari 2014

Rapat konsensus RSNI Bunga potong krisan dan heliconia

Minggu II Februari 2014, Direkktorat Mutu dan Standardisasi melaksanakan rapat konsensus bunga potong krisan dan heliconia di Bogor. Rapat dipimpin oleh Ketua Panitia Teknis 65-03 Pertanian, dihadiri oleh Sekretaris dan anggota PT 65-03 Pertanian, konseptor, pelaku usaha, konsumen dan pakar.
Beberapa hal yang disepakati dalam rapat ini yaitu :
1. Konsensus ini merupakan tindak lanjut dari rapat teknis RSNI Krisan potong dan Heliconia potong yang sudah dilaksanakan pada tanggal 29 Agustus 2013. 
2. Tujuan pertemuan adalah mencapai kesepakatan terhadap substansi RSNI sehingga RSNI tersebut dapat menjadi RSNI 3 yang akan disampaikan ke Badan Standardisasi Nasional (BSN) untuk proses jajak pendapat/e-balloting dan menjadi SNI
3.RSNI ini merupakan ruang lingkup dari Panitia Teknis (PT) 65:03 Pertanian yang berjumlah 11 orang. Dalam pelaksanaannya konsensus harus kuorum dengan dihadiri oleh 2/3 dari jumlah anggota panitia teknis (PT) dan harus mewakili semua unsur baik pemerintah, pakar, produsen dan konsumen.
4.Konsensus juga wajib dihadiri oleh Tenaga Ahli Standar (TAS) yang ditunjuk oleh BSN yang berfungsi sebagai tenaga pengawas dari pelaksanaan konsensus. 
5.Judul RSNI akan dibahas adalah sebagai berikut :krisan potong dan heliconia potong 
6. Pelaksanaan rapat konsensus berbeda dengan rapat teknis karena dalam konsensus lebih pada kesepakatan dari anggota PT 65 : 03 Pertanian terhadap draft yang sudah ada. Dalam konsensus harus memperhatikan secara keseluruhan draft RSNI termasuk kepada aturan penulisan RSNI sesuai dengan Pedoman BSN 07:2008, sehingga pembahasan harus kalimat-perkalimat.  

Rapat mencapai kuorum dan konsensus berjalan lancar. Selanjutnya draft RSNI 2 akan diperbaiki dan setelah menjadi RSNI 3 akan dikirim ke BSN untuk diproses lebih lanjut ke tahap Jajak Pendapat dan selanjutnya ke tahap Penerbitan.

Diharapkan dari perumusan SNI Bunga potong Krisan dan Heliconia ini akan menjadi acuan standar bagi pelaku usaha untuk kegiatan pengujian dan sertifikasi bunga potong krisan dan heliconia yang permintaan ekspornya dari tahun ke tahun semakin baik.