Link Web:
Agenda Kegiatan
Senin,
Selasa,Rabu,Kamis,
Jum'at,
Where am I?
Rabu, 09 November 2011
Konsensus 09 Nopember 2011 (Lada hitam, lada putih, durian, mentimun, melon, jagung)
Selasa, 11 Oktober 2011
Rapat RSNI Buah Buahan 12 Okt 2011
- Notulen rapat RSNI durian, melon, dan mentimun
- Hasil Editing RSNI durian
- Hasil Editing RSNI melon
- Hasil Editing RSNI mentimun
Selasa, 04 Oktober 2011
STATISTIK PERTANIAN 2011
A. Lahan
B. Iklim
a. Iklim 2010
b. Iklim 2011
C. Modal
D. Benih
a. Benih Tanaman Pangan
b. Benih Hortikultura
c. Benih Perkebunan
d. Bibit Peternakan
E. Pupuk
F. Tanaman Pangan
G. Hortikultura
a. Sayuran
b. Buah
c. Tanaman Hias
d. Biofarmaka
H. Perkebunan
I. Peternakan
a. Tabel 1
b. Tabel 2
J. Expor-Impor
a. Global
b. Tanaman Pangan
c. Hortikultura
d. Perkebunan
e. Peternakan
K.Harga dan Konsumsi
a. Harga
b. Konsumsi
L. PDB & NTP
B. Iklim
a. Iklim 2010
b. Iklim 2011
C. Modal
D. Benih
a. Benih Tanaman Pangan
b. Benih Hortikultura
c. Benih Perkebunan
d. Bibit Peternakan
E. Pupuk
F. Tanaman Pangan
G. Hortikultura
a. Sayuran
b. Buah
c. Tanaman Hias
d. Biofarmaka
H. Perkebunan
I. Peternakan
a. Tabel 1
b. Tabel 2
J. Expor-Impor
a. Global
b. Tanaman Pangan
c. Hortikultura
d. Perkebunan
e. Peternakan
K.Harga dan Konsumsi
a. Harga
b. Konsumsi
L. PDB & NTP
Minggu, 18 September 2011
Kebijakan dan Sasaran Mutu
Kebijakan Mutu :
Direktorat Mutu dan Standardisasi, Direktorat Pengolahan dan Pemasaran hasil Pertanian, Kementerian Pertanian, bertekad untuk meningkatkan kinerja yang optimal dengan mengutamakan kepuasan pelanggan, berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku serta senantiasa melakukan perbaikan berkesinambungan dan memenuhi persyaratan standar ISO 9001:2000.
Untuk mewujudkan tekad tersebut, seluruh pimpinan dan staf Direktorat mutu dan Standardisasi berkomitemen untuk meningkatkan kompetensi secara intensif, mengembangkan budaya kerja serta melakukan pengukuran dan tindak lanjut terhadap kepuasan pelanggan.
Sasaran Mutu :
Sasaran yang dicapai Direktorat Mutu dan Standardisasi Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Kementerian Pertanian meliputi :
1. Tersedianya kebijakan sistem standardisasi pertanian.
2. Meningkatnya penerapan standar dan jaminan mutu secara mandiri.
3. Meningkatnya jjumlah lembaga penilai kesesuaian, laboratorium penguji dan rujukan,
lembaga inspeksi dan lembaga sertifikasi serta OKKPD.
lembaga inspeksi dan lembaga sertifikasi serta OKKPD.
4. Terjalinnya kerjasama dan harmonisasi standar mutu dengan lembaga mutu dan
standar internasional (Codex, dll).
standar internasional (Codex, dll).
5. Meningkatnya jumlah kebijakan dan regulasi teknis terkait SPS yang dinotifikasikan.
6. Meningkatnya jumlah kemampuan petugas pembina dan pengawas mutu hasil
pertanian.
7. Meningkatnya pelayanan Ketata-usahaan dan Rumahtangga Direktorat
pertanian.
Jumat, 16 September 2011
Tugas Pokok dan Fungsi
Subdirektorat Standardisasi mempunyai tugas melaksanakan penyiapan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria, serta pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang standardisasi.
Dalam melaksanakan tugasnya, Subdirektorat Standardisasi menyelenggarakan fungsi :
1. Penyiapan bahan penyusunan kebijakan di bidang standardisasi tanaman pangan,
hortikultura, perkebunan, dan peternakan
2. Penyiapan pelaksanaan kebijakan di bidang standardisasi tanaman pangan, hortikultura,hortikultura, perkebunan, dan peternakan
perkebunan, dan peternakan
3. Penyiapan penyusunan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang
standardisasi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan; dan
4. Penyiapan pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang standardisasi tanaman
pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan.
1. Seksi Tanaman Pangan dan Hortikultura mempunyai tugas melakukan penyiapan
bahan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur,
dan kriteria, serta pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang standardisasi
tanaman pangan dan hortikultura
2. Seksi Perkebunan dan Peternakan mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan
penyusunan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur, dan
kriteria, serta pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang standardisasi perkebunan
dan peternakan
Rabu, 07 September 2011
Pakan Ternak dan Bahan Baku Pakan Peternakan
- Pakan anak puyuh (quail starter)
- Pakan puyuh dara (quail grower)
- Pakan puyuh bertelur (quail layer)
- Pakan meri (duck starter)
- Pakan itik dara (duck grower)
- Paka itik bertelur (duct layer)
- Pakan anak babi prasapih (pig prestarter)
- Pakan anak babi sapihan (pig starter)
- Pakan babi pembesaran (pig grower)
- Pakan babi penggemukan (pig finisher)
- Pakan babi, Bagian 1 : Babi bunting (pregnant sow ration)
- Pakan babi, Bagian 2 : Babi menyusui (lactating sow ration)
- Pakan babi pejantan (boar ration)
- Pakan anak ayam ras petelur (layer starter)
- Pakan ayam ras petelur dara (layer grower)
- Pakan ayam ras petelur (layer)
- Pakan anak ayam ras pedaging (broiler starter)
- Pakan ayam ras pedaging masa akhir (broiler finisher)
- Jagung bahan baku pakan
- Hasil ikutan pengolahan jagung bahan baku pakan
- Syarat mutu zeolit untuk imbuhan makanan ternak unggasBungkil kelapa – Bahan baku pakanDedak padi – Bahan baku pakanBungkil kedelai - Bahan baku pakanBungkil kacang tanah - Bahan baku pakanProtein sel tunggal untuk pakanTepung tulang untuk bahan baku makanan ternakDedak jagung sebagai makanan ternakBungkil JagungBungkil biji kapukBungkil inti kelapa sawitPakan konsentrat – Bagian 1 : Sapi perahPakan konsentrat – Bagian 2 : Sapi potongPakan konsentrat – Bagian 3 : Ayam ras petelur (layer concentrate)Pakan konsentrat – Bagian 4 : Ayam ras petelur dara (layer-grower concentrate)Pakan konsentrat – Bagian 5 : Ayam ras pedaging (broiler concentrate)
Langganan:
Postingan (Atom)